Kamis, 07 Juli 2011

Buah Pir Bagi Kesehatan

Buah adalah salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan gizi yang sangat penting bagi kesehatan kita, apalagi di konsumsi secara teratur maka tubuh yang sehat akan terus berada pada diri tiap-tiap orang yang mengkomsinya. Di Indonesia sendiri banyak beraneka jenis buah-buahan yang baik untuk di konsumsi dan baik untuk menjaga kesehatan kita. Misalnya saja buah markisa yang tumbuh subur di daerah Sumatera Utara Medan, dengan rasa yang khas yang  banyak mengandung vitamin C. Kita bisa menjumpainya ketika kita hendak berwisata bersama keluarga di daerah Berastagi, Medan. Yang mana banyak sekali buah-buahan segara yang baru di petik dari pegunungan yang di jajakan para pedagang terutama buah Markisa, jeruk dan lain sebagainya.


Bicara tentag buah, sekarang kita akan membahas manfaat dari salah satu  buah yang berada di Indonesia.
Yang singkat dan sederhana dari namanya Pir. Buah pir banyak mengandung :
  • pear mengandung vitamin C dan provitamin A.
  • pear mengandung anti oksidan yang baik untuk menjaga kesehatan.
  • pear dapat mencegah beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
  • menurunkan demam / panas tubuh.
  • mengencerkan dan menhilangkan dahak pada batuk berdahak.
Buah pir memiliki kadar indeks glikemik yang rendah dan hanya mengandung kalori sekitar 100 per buahnya. Artinya, buah ini baik untuk mereka yang memiliki penyakit diabetes dan hypoglycemics. Gula dari makanan yang kadar indeks glikemiknya rendah diserap tubuh secara perlahan, menjaga level gula darah stabil. Pir pun kaya akan pektin, serat diet yang mudah larut dan dipercaya mampu menurunkan kolesterol dan meregulasi gerakan usus besar. Karenanya, pir amat baik untuk mereka yang memiliki masalah konstipasi.

Manfaat terbesar buah pir terdapat pada kulitnya. Karena itu, sebaiknya tidak mengupas kulit pir jika Anda ingin mengonsumsinya. Kebanyakan serat yang terkandung di pir terdapat di kulitnya, termasuk quercetin, yakni zat antioksidan dan flavonoid yang memiliki efek antiradang. Meski zat tersebut tak sebanyak yang dimiliki apel dan bawang bombai, namun masih merupakan nutrien yang baik dari pir. Selain itu, buah pir juga memiliki folat, yang telah terbukti bisa mencegah cacat pada saraf bayi. Maka wanita yang hamil disarankan untuk mengonsumsi buah pir. Mereka yang memiliki masalah dengan alergi makanan amat disarankan untuk mengonsumsi buah pir karena aman dan tidak mencetuskan reaksi alergi. Pir juga disarankan sebagai buah pertama yang diberikan kepada anak-anak karena dinilai hipoalergenik.

Saat akan memilih buah pir, pilihlah yang tidak memar (biru karena terantuk), terpotong, sudah berwarna kecoklatan, atau pun yang terlihat masih muda. Pir yang sudah cukup matang akan terasa lembut ketika ditekan dengan jari. Jika Anda membeli buah pir dan baru akan mengonsumsinya beberapa hari setelah dibeli, pilihlah yang masih keras. Begitu pun jika Anda akan menggunakannya untuk dibuat bahan kue panggang. Buah pir yang sudah matang harus dikonsumsi dalam waktu sehari atau dua hari.



Nah semogga bermanfaat bagi kita semua ya. . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar